Nongkrong Cantik Di Kafe Bromo

"Mbak Avy, besok kita di undang makan siang sama mbak Etty Soraya, PR hotel Sheraton Surabaya." begitulah pesan yang disampaikan mbak Ika sehari sebelum berkunjung ke Surabaya. Wah, surprise dan seneng banget pastinya dong. Kapan lagi bisa di undang makan siang di hotel berbintang. Apalagi yang ngundang humasnya sendiri. 

Keesokan harinya, saya sudah susun jadwal dari menjemput mbak Ika di Juanda dan setelahnya memenuhi undangan makan siang dari mbak Etty Soraya, PR Hotel Sheraton yang lokasinya di jalan Embong Malang. Sebelumnya sudah kebayang nih, alur jalan protokol yang pastinya super duper macet. Makanya saya memilih stand by lebih awal di Juanda supaya bisa atur waktu dengan pas. 

Etapi ternyata pesawat Citilink yang ditumpangi mbak Ika sedikit molor. Jadinya kami baru keluar dari Juanda pukul 14.00 lebih. Dengan prediksi sebelumnya yang tepat yaitu menjelang sore pasti kami akan di hadang kemacetan yang parah. Dikarenakan memang menjelang jam-jam karyawan pulang kantor. Alhasil, jam 16.00 lebih kami baru sampai di lobi hotel Sheraton. 

Sesuai instruksi mbak Etty, kami langsung menuju Kafe Bromo setelah mbak Ika menelpon beliau yang ternyata masih rapat. Disana sudah ada mbak Dila (blogger dari blog Detik) yang siang ini juga beruntung di undang untuk makan siang. Tapi dia sudah datang sejak jam 11, jadi sudah cukup puas menikmati lunch dari Kafe Bromo. Memang jam makan siang sudah usai sejak jam 3 sore tadi. 

Kami di sambut waitress yang kemudian memberikan daftar berbagai macam menu yang ada di resto Kafe Bromo. Terdiri dari masakan Eropa, masakan China sampai yang tradisional asli Indonesia. Sebenarnya sedikit bingung sih mau milih yang mana. Karena meskipun perut memang terasa lapar, saya termasuk orang yang suka ambil amannya saja. Selanjutnya kami masih sibuk memilih-milih menu sambil sedikit berdiskusi. Makhlum emak-emak, pasti banyak hal yang bisa dibahas.

Tidak lama kemudian mbak Etty muncul. Sosok yang tinggi semampai itu sudah melemparkan senyum ramahnya kepada kami, meskipun ini pertama kali bertemu. Dan memang tidak membutuhkan waktu yang lama ketika kami terlibat pembicaraan yang rame, ringan dan renyah. Hehehehe kayak rengginang aja..... Iya dong. Itu dikarenakan saya tahun 1995 pernah bekerja di PT. Pakuwon Jati yang notabene adalah satu manajemen dengan hotel Sheraton, jadi sebagian besar teman kami hampir sama. Jadi obrolan kami di sore menjelang senja itu dibumbui sedikit ngerumpis bin nggosips pastinya.....hihihihihi.

Tapi mbak Etty yang baik hati dan tidak sombong itu gak tega membiarkan tamunya berlama-lama hanya memandangi hidangan yang sudah siap santap di depan mata. Atau mungkin dia juga udah tahu kalau cacing-cacing di perut kami ini sudah berdendang riang, sampe kedengeran hehehehe.




Inilah menu santap siang pesanan saya, taraaaaaaaaa...... Sop Buntut Suroboyo. Harum kuahnya sudah menggelitik hidung ketika hidangan tersebut mampir ke meja saya. Kuahnya terlihat mengundang selera. Cukup bening, sehingga nampak terlihat potongan wortel dan daging yang berenang kian kemari di antara irisan bawang prei dan taburan berambang goreng. Karena penasaran, saya coba mengambil sedikit kuahnya untuk mencari tahu rasanya. Hemmmmm.....gurih, sedap, tapi segar. Apalagi masih dalam keadaan hangat.


Beberapa kali saya aduk-aduk dengan sendok sekedar ingin tahu isi dari sop buntut tersebut, tampak potongan daging yang cukup melegakan. Karena potongan tersebut cukup besar-besar dan empuk banget. Irisan wortel yang cukup mencolok karena warnanya yang oranye, meski empuk tapi masih terasa segar dan renyah. Keasikan menikmati kuah sop yang endes mendes banget, sampe lupa sama nasi putih yang masih pose manis di piringnya. Tak usah berlama-lama, akhirnya saya mulai saja makan siang menjelang sore kali ini. Sampai tandas ndas hehehehe....saking nikmatnya.

Sebagai pencuci mulut, pilihan saya kali ini sepertinya tidak keliru. Namanya Es campur Suroboyo. Tempatnya di mangkok yang cukup besar, jadi jangan takut kalo kurang puas. Potongan es batu yang kecil-kecil sudah cukup mewakili kesegaran dari tampak luar. Apalagi di beri hiasan buah cherry di atasnya. Sedang penghuninya antara lain mutiara, jelly dan potongan buah-buahan yang bermacam-macam. Sayang sekali tidak saya habiskan, maksudnya sendok dan mangkoknya masih ada hehehe....





Sambil menikmati hidangan yang hampir habis, saya memberikan penilaian dalam hati. Kalau mengenai rasa cukup cocok di lidah saya. Kenapa begitu? Karena saya mempunyai cita rasa yang unik di banding lidah kebanyakan orang Surabaya. Memang sih masakan Surabaya terkenal dengan rasa gurih cenderung ke asin. Kalau saya harus mengarah ke yang manis. Tapi Sup Buntut Surabaya ini menurut saya sudah sangat pas banget. Apalagi disajikan dalam keadaan panas. Untuk sebagian besar orang memang suka penyajian masakan dalam keadaan panas. Kalo saya malah nggak suka. Aneh kan hehehehe.... Jadi saya membutuhkan hampir 15 menit untuk menikmatinya untuk menjadi hangat. Karena itu di sambi ngobrol dulu, baru di santap dengan nikmatnya.

Kalau untuk pelayanan, gak usah diragukan lagi. Meskipun waktu itu hanya terlihat 2-3 orang waitress, tapi mereka cukup cekatan dan ramah. Dari mulai memberi buku menu, menerangkan macam-macam kuliner unggulan sampai menjawab pertanyaan dari kami seputar kafe Bromo.


Selesai menikmati makan siang, obrolan kembali berlanjut dan makin seru. Sampai tak terasa hari sudah menjelang senja. Karena kami tidak ingin mengganggu kegiatan kerja tuan rumah, akhirnya kami bertiga mohon diri. Eits....tapi sebelumnya kami minta ijin untuk melihat suasana di sekitar kolam renang yang terletak di samping kafe Bromo. Dan tentunya tidak kami sia-siakan untuk mengambil beberapa spot foto sebagai kenang-kenangan.


View di sekitar kolam renang begitu segar dan adem. Banyak pepohonan dan tanaman hijau yang sedap di pandang. Nggak salah deh kalau kemudian si emak-emak narsis ini cari posisi buat menunjukkan eksis diri hehehe... 





Menurut saya, Kafe Bromo memang tempat yang pas dan cocok buat bersantai menikmati weekend atau ketika liburan. Karena lokasinya di samping kolam renang, cukup melengkapi kegembiraan dan kehangatan saat kebersamaan dengan keluarga atau hangout dengan sahabat. Tapi untuk pertemuan dengan relasi atau rekan bisnis juga oke lhoooo. Karena suasana di Kafe Bromo cukup terjaga kenyamanannya. Tinggal pilih posisi yang di sukai. Mau didalam resto atau di sisi luar dekat kolam renang sambil melihat orang-orang yang asik berenang. 

Sebelum meninggalkan lokasi, kami bertiga menyempatkan diri untuk menunaikan ibadah sholat maghrib dulu di mushola hotel Sheraton yang terletak di lantai basemen. Namanya juga hotel bintang 5. Meskipun lokasinya di lorong, tapi penataan masih sangat nyeni, artistik dan bersih sekali. Tempat mukena dan beberapa Al Quran serta buku Yasin tertata rapi. Karena kebetulan ada beberapa orang yang akan menunaikan ibadah sholat maghrib, akhirnya kami sholat secara berjamaah.




Acara malam ini di tutup dengan bernarsis ria di lobi hotel sambil menunggu jemputan. Betapa Kafe Bromo telah meninggalkan kesan buat saya, sampai berjanji untuk kembali lagi. Bukan karena Piarnya yang ramah, tapi karena dari obrolan yang panjang dan hangat tadi telah tercipta banyak ide serta kreatifitas yang hendak kami wujudkan bersama.



Komentar

  1. cantik banget,,,,aduh mbak,,aku nggak kuat melihat sop buntutnya,,enak iku pasti,,,enak iku..aku laper mbak..suerrr..jadi kepengen setelah melihat makanan penuh sensasi ini T_T

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe....yuuuukkk kapan2 kita nongkrong cantik di sana mbak dwi :D

      Hapus
  2. Rawon buntutnya enak banget....kalo ke surabaya kudu mampir ke kafe bromo sheraton deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak ika....seger dan bumbunya kerasa banget ya?
      yuk balik lagi hehehehe

      Hapus
  3. Saya sukaa rawon. Mau dong diundang ke Cafe bromo, xixixi. Ngareeep.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. mbak ety...saya jg jago bikin rawon lo, ke rumah aja yuk hehehehe
      etapi rawon kafe bromo jago lo.... pokoknya bikin nagih
      kapan2 kesana yaaaa.... mau?

      Hapus
  4. Balasan
    1. mbak dwi....maaf deh kalo bikin ngiler
      tapi skrg aku liat gambarnya aja jadi ikut ngiler lagi kok hehehe

      Hapus
  5. Mbak Etttyyyyy

    Akyu juga mauuu ke Kafe bromo lageee :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. kemarin dirimu nggak bisa kan jeng nurul?
      iya deh kapan2 minta di undang lagi ya sama mbak etty...

      Hapus
  6. Es yg sda buah cerinyoh maknyessss tu mak

    BalasHapus
    Balasan
    1. mbak nita.... maknyus dan maknyes sekali pokoknya hehehe

      Hapus
  7. huwaaa es campurnya seger bangettt,kafenya asik ya mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. mbak zwan.... asik banget dan nyaman,
      apalagi ada view kolam renang.... habis makan jadi langsung pengen nyebur hehehehe

      Hapus
  8. nyaman banget ya tempatnya mak ;)

    BalasHapus

Posting Komentar